Hej !

KAN GA LUCU

Leave a comment


14695356_1311672808878078_7757143784935362889_n

Pukul 3.30 pagi, alarm temannya Fulanto menyala. Temannya Fulanto bangun tetapi tidak dengan Fulanto. Pun tak ada alarm berbunyi dari gadgetnya. 25 menit kemudian adzan subuhpun berkumandang. Semesta bangun dari tidurnya, tetapi tidak dengan Fulanto. Hingga jam menunjukkan pukul 6.30, teman Fulanto pun sudah bergegas berangkat kuliah, sedangkan Fulanto masih pulas dalam tidur nyenyaknya. Tiktok..tiktok..pukul 07.00 akhirnya Fulanto terbangun, tapi kepalanya terasa agak berat. Dengan belum sepenuhnya sadar Fulanto pun mengecek hapenya terlebih dahulu, tertawa-tawa kecil menyaksikan video snapchat artis artis yang di follownya. Begitu sepenuhnya sadar, dengan gontai ia menuju toilet, ambil wudu dan kemudian sholat. Iya, sholat subuh. “Kan kalau telat bangun engga papa”. Ya begitulah Fulanto, sholat subuhnya adalah ‘sholat sebangunnya aja’, tanpa usaha untuk menyalakan alarm, tanpa usaha untuk minta dibangunkan, bahkan mungkin tanpa niat untuk sholat subuh diwaktunya.

Sore ini selesai kuliah, Fulanto ada janji nonton di bioskop sama pacarnya, Fulana. Bercerita, berjalan dan tertawa berdua, ah rasanya dunia mereka yang punya. Tak lupa diupdatenya kencannya hari ini di akun path dan instagramnya. ‘Gue punya cewe niiiih’. Magribnya? Yaaaaah kelewat, abisnya filmnya pas banget jam magrib๐Ÿ˜ฆ Tapi tak apa pikir Fulanto,besok dia janji ga akan lupa lagi. Malamnya, dia berjanji dengan teman-teman komunitasnya untuk karaoke. Tak tanggung-tanggung, 3 jam full ruangan karaoke dibooking. Remang-remang lampu karaoke dan videoklip mba-mba kurang kain lagi joget memacu semangat Fulanto bernyanyi sambil joged kekanan dan kekiri. Sejam ia berada diruangan gelap itu, pandangannya pun semakin gelap, hingga hitam sepenuhnya dan ia pun tak sadarkan diri.

“Maaf bu, anak ibu ada tumor dikepalanya, resikonya sudah cukup besar, tapi insyaAllah masih bisa diatasi”, sayup sayup ditengah ketidaksadarannya Fulanto mendengar ucapan sang dokter. Alhamdulillah ucapnya, masih bisa hidup.

Iya, alhamdulillah, Fulanto tidak meninggal malam itu, ditempat karaoke. Lagi enak-enak karaoke, diruangan remang-remang sambil liatin videoklip zina, eh tahu-tahu MATI. Kan ga lucu.

Iya, alhamdulillah, Fulanto tidak meninggal sore itu, pas lagi pacaran. Lagi enak-enak pacaran,gandengan tangan, udah upload di path pula, eh tahu-tahu MATI. Kan ga lucu.

Iya, alhamdulillah, Fulanto tidak meninggal hari itu, saat ia melalaikan sholat subuhnya dan meninggalkan sholat magribnya. Lagi lalai lalainya ibadah, eh tahu-tahu MATI. Kan ga lucu.

Kan ga lucu, pas takziah orangtuanya ditanya kronologisnya gimana, “Iya, dia meninggal ditempat pas lagi karaoke sama pacarnya”. Kan sedih. Tapi..tapi.. ga mesti nunggu ada penyakit gawat dulu kan biar kita inget, bahwa yang PALING DEKAT dengan kita adalah KEMATIAN. Ga perlu nunggu ada musibah dulu kan buat kita berubah ga melalaikan sholat dan menjauhi zina pacaran. Atau, kita terlalu angkuh seolah tau kita mati kapan dan berfikir dosa yang dengan leyeh leyeh kita lakukan ini ga seberapa. Astaghfirullah๐Ÿ˜ฆ Andai ku ditimpa musibah hilanglah ingatanku, jangan sampai aku lupa pada-Mu dan pada kematian yang teamat dekat, Ya Allah.

ูƒูู„ู‘ู ู†ูŽูู’ุณู ุฐูŽุขุฆูู‚ูŽุฉู ุงู„ู’ู…ูŽูˆู’ุชู ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽู…ูŽุง ุชููˆูŽูู‘ูŽูˆู’ู†ูŽ ุฃูุฌููˆุฑูŽูƒูู…ู’ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉู ููŽู…ูŽู†ู’ ุฒูุญู’ุฒูุญูŽ ุนูŽู†ู ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู ูˆูŽุฃูุฏู’ุฎูู„ูŽ ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉูŽ ููŽู‚ูŽุฏู’ ููŽุงุฒูŽ ูˆูŽู…ูŽุง ุงู„ู’ุญูŽูŠูŽุงุฉู ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ุฅูู„ุงู‘ูŽ ู…ูŽุชูŽุงุนู ุงู„ู’ุบูุฑููˆุฑู

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. [Ali Imran:185].

ุนูŽู†ู’ ุงุจู’ู†ู ุนูู…ูŽุฑูŽ ุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ูƒูู†ู’ุชู ู…ูŽุนูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ููŽุฌูŽุงุกูŽู‡ู ุฑูŽุฌูู„ูŒ ู…ูู†ู’ ุงู„ู’ุฃูŽู†ู’ุตูŽุงุฑู ููŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุซูู…ู‘ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฃูŽูŠู‘ู ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููŠู†ูŽ ุฃูŽูู’ุถูŽู„ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฃูŽุญู’ุณูŽู†ูู‡ูู…ู’ ุฎูู„ูู‚ู‹ุง ู‚ูŽุงู„ูŽ ููŽุฃูŽูŠู‘ู ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููŠู†ูŽ ุฃูŽูƒู’ูŠูŽุณู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฃูŽูƒู’ุซูŽุฑูู‡ูู…ู’ ู„ูู„ู’ู…ูŽูˆู’ุชู ุฐููƒู’ุฑู‹ุง ูˆูŽุฃูŽุญู’ุณูŽู†ูู‡ูู…ู’ ู„ูู…ูŽุง ุจูŽุนู’ุฏูŽู‡ู ุงุณู’ุชูุนู’ุฏูŽุงุฏู‹ุง ุฃููˆู„ูŽุฆููƒูŽ ุงู„ู’ุฃูŽูƒู’ูŠูŽุงุณู

Dari Ibnu Umar, dia berkata: Aku bersama Rasulullah Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam, lalu seorang laki-laki Anshar datang kepada Beliau, kemudian mengucapkan salam kepada Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam, lalu dia bertanya: โ€œWahai, Rasulullah. Manakah di antara kaum mukminin yang paling utama?โ€ Beliau menjawab,โ€Yang paling baik akhlaknya di antara mereka.โ€ Dia bertanya lagi: โ€œManakah di antara kaum mukminin yang paling cerdik?โ€ Beliau menjawab,โ€Yang paling banyak mengingat kematian di antara mereka, dan yang paling bagus persiapannya setelah kematian. Mereka itu orang-orang yang cerdik.โ€ [HR Ibnu Majah, no. 4.259. Hadits hasan. Lihat Ash Shahihah, no. 1.384].

 

 

Author: adorablemind

The happiest girl ever :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s