Hej !

Dan aku tak pernah kecewa dalam berdoa

Leave a comment


Rabu lalu alhamdulillah Allah ringankan langkah ini untuk datang kekajian nya Ustadzah Nani Handayani di mesjid Tarqiyah Taqwa, ustadzah favorit neeeh (y). Temanya “Lets’ Hijrah to be Better” dan alhamdulillah banyak ilmu yang didapat. Because sharing is caring, ini sedikit ilmu yang saya dapetin hari itu.

لَّذِينَ آمَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ أَعْظَمُ دَرَجَةً عِنْدَ اللَّهِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَائِزُونَ

“Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan (QS At-Taubah : 20)

Siapa yang mau hijrah? Dan siapa yang udah hijrah? Buat saya, hijrah itu adalah proses yang kontinu, ga ada tanda stopnya. Seperti mencari ilmu, prosesnya seumur hidup. Kalau kata ustadzah Nani, hijrah itu adalah berpindah, pindahnya bukan cuma pindah tempat. Hijrah itu,dari ga berilmu jadi berilmu. Lalu, gimana caranya hijrah?

Pertama : Yakinlah pada Allah. Pernah ngerasa ga, doa kamu belum dikabulkan sama Allah? Pernah ngerasa ga, kenapa ya cita cita saya ga kesampaian? Tau kenapa? Ya karena ga yakin sama Allah. Ada yang doanya belum terkabul karena ga yakin sama Allah. Ada yang cita-citanya belum terkabul karena ga yakin sama Allah.

Yakinlah yang kurang ketika doa kita belum diijabah oleh Allah SWT. Rasulullah dulunya juga ga yakin perang badar bakal menang, umat muslim hanya 300 sedangkan kaum kafir 13.000, rasanya tidak mungkin menang. Namun kemudian Rasulullah yakin dengan Allah SWT dan kemenangan pun menjadi milik kaum muslim. Kalau ingin pergi haji dan berdoa kepada Allah, doalah dengan penuh keyakinan, jangan ingat ingat saldo di rekening yang masih kurang. Yakin saja pada Allah. Banyak kisah pemulung dan tukang becak yang bisa berangkat haji, apalagi kita, insyaAllah bisa (aamiin). Doa terus kepada Allah, salah satunya doa setelah sholat sunnah wudu. Wudulah dan lakukan sholat sunnah wudu 2 rakaat kemudian berdoa. Bukankah Bilal bin Rabah masuk surga karena rajin sholat sunnah wudu. Bahkan Rasulullah saw berkata ” Ya Bilal sahabatku, bahkan terompahmu sudah terdengar di surga”. Jadi berdoalah dengan penuh keyakinan.

Kedua : Takwa. Bukan cuma yakin doang, tapi dibarengin sama takwa kepada Allah.Tiap hari kita doanya Qulhu “..allahus samad”. Allah lah tempat kita bergantung. Kata Nabi Zakaria dalam doanya di Surat Maryam ayat 3 :

Ia berkata “Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, ya Tuhanku.

“Aku belum pernah kecewa dalam berdoa”. Jleb. Nabi Zakaria yang udah berdoa berpuluh puluh tahun aja ga putus yakinnya kepada Allah. Apalah kita saya yang baru sesekali doa terus belum dijawab udah sedih sendu sedan hiks😦 Jadi doalah terus kepada Allah dengan penuh keyakinan seperti Nabi Zakaria yang tak pernah kecewa dalam berdoa. Hijrahin juga keyakinan kita. Hijrah keyakinan. Jangan lagi percaya dukun. Eits dukun mungkin udah ga begitu jaman yaaa, tapi astrologiiii. Aries lah, pisces lah, varises lah, jangan lagi percaya yaaa. Takwa kepada Allah dan yakin juga rezeki kita akan dicukupi oleh Allah🙂 Caranya? Dua rakaat sholat sunnah fajar dan empat rakaat sholat sunnah duha.

“… Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya…” (QS At-Talaq : 3)

Dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , beliau bersabda,”Dua raka’at fajar (Subuh) lebih baik dari dunia dan seisinya.

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu, niscaya Aku cukupkan untukmu di sepanjang hari itu.” (HR. Ahmad)

Ketiga : Siapa yang pandai mengatur waktu maka dia akan menjadi orang yang sukses. Orang yang pandai mengatur waktu, indikasinya adalah ia yang pandai menghargai Golden Times. Kapan itu Golden Times? Yaitu satu jam sebelum subuh dan satu jam sesudah subuh. Maknanya satu jam sebelum subuh sudah bangun, ambil wudu, lakukan qiyamul lail.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

“Rabb kita Tabaraka wa Ta’ala turun pada setiap malam ke langit dunia ketika tinggal sepertiga malam, seraya menyeru: ‘Siapa yang berdo’a kepada-Ku, maka Aku memperkenankan do’anya, siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku memberinya, dan siapa yang memohon ampunan kepada-Ku, maka Aku mengampuninya.” 

Tidur itu ga harus 8 jam kok, yang harus itu berkualitas. Kalo bangun tahajjud insyaAllah siangnya ga akan ngantuk, tahajjud akan memberikan kekuatan. Dan satu jam setelah subuh jangan tiduuuur. Habis subuh itu memang berat. Jadi habis subuh, habis doa dan dzikir, lakukanlah aktivitas apapun. Ada banyak hal-hal positif yang bisa kita lakukan setelah sholat subuh. Kalau saya pribadi nyiasatinnya, habis subuh langsung beres-beres kerja. Jam 6an udah cus kekantor, nyampe kantor masih kosong, tapi enak loh asli. Fikiran lebih fresh karena dijalan ga pakai macet, dapet parkiran paling depan dan ga ngantri lift. Sampai kantor bisa nge-coursera dulu. Kalo ada kerjaan, bisa dikerjain dan pas orang-orang datang, kerjaannya udah beres deh. Jadi, pandai-pandailah mengelola waktu. Banyakin waktu untuk mencari ilmu. Banyak ilmu, berkah bertambah karena sejatinya ilmu itu juga termasuk rejeki.Banyakin juga sedekah, termasuk senyum🙂

Yuk ah biasain bangun pagi🙂 Sayang banget sih masih muda bangunnya siang terus. Kadang teh ya saya suka heran sama orang yang sholat subuhnya bergantung sama bangun tidurnya. Jadi waktu subuhnya ngikutin waktu bangunnya, bukan bangunnya yang disesuaiin sama waktu subuh😦 Boleh sih ketiduran sesekali yaaa, tapi ya setelah diniatin banget dan diusahain banget. Yang heran itu teh, emang ga niat dan ga usaha pasang alarm, tiap hari sholat subuhnya saat matahari sudah bertengger diatas sana. Sedih😦 Coba di cek-cek lagi deh ya waktu subuh itu habisnya jam berapa dan kamu biasanya bangun jam berapa.

Hijrahkan juga mindset kita. Mengaji adalah mengubah cara berpikir. Kalo cara berpikir kita belum berubah, berarti ngajinya belum sukses. Alquran dan hadis itu sudah jelas, lakukan apa yang diperintahkan Allah dan jauhi apa yang dilarang-Nya.Itu aja,selesai, gampang. Jaman sekarang Alquran udah sangat jelas, ga kayak dulu yang tandanya aja ga ada. Bahkan sekarang udah ada Alquran tajwid. Ikuti Allah, jangan ikuti hawa nafsu. Selagi muda, berilmulah yang banyak. Biasakanlah bangun malam, kalau sudah terbiasa insyaAllah semakin mudah bangun malam. Kalau sudah terbiasa, jam 4 itu sudah gelisah kalau belum bangun. Mumpung masih muda biasakanlah, ala bisa karena biasakan?

Satu lagi yang penting, kalo pengen dapat ridhonya Allah, muliakan orangtua. Ridhonya Allah adalah ridho orangtua dan murkanya Allah adalah murka orangtua. Jadi sering-seringlah nyenengin orangtua, misalnya beliin baju baru. Walaupun emak sama bapak alhamdulillah lancar rejekinya buat beli baju, tapi kalo dari anak sendiri itu beda loh rasanya hihi.

Jadi yuk ah yang muda-muda, biasain bangun pagi yuk. Saya lagi nyambuk diri sendiri juga nih karena jujur masiiiiiiiih sangat sangat berat buat bangun sejam sebelum subuh😦 Biasain juga manfaatin waktu sebaik-baiknya, jangan kebanyakan snapchatan sama nonton drama ah. Lagu-lagu upbeatnya juga pelan-pelan digantiin nasyid atau murrotal gituuuu biar hidayah lebih gampang masuk. Sabtu lalu dalam perjalanan menuju purwakarta, di mobil bu Hayati, diputar murottal sepanjang jalan dan itu bikin tentram bin adem banget (Jazakillah bu Hay).

Semoga aku dan kamu, termasuk orang-orang yang dipermudah oleh Allah untuk hijrah kejalan yang lebih baik, dan dihadiahi ke-istiqomah-an. Aamin.

PS : Jazakillah khoir Ustadzah Nani Handayani atas tausiyahnya🙂

Author: adorablemind

The happiest girl ever :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s