Hej !

BU RISMA

1 Comment


Secara ga sengaja,tadi malam nonton bu risma di Mata Najwa. Pas tau ternyata bintang tamunya bu risma, tertarik banget karena emang jaraaaaang banget saya liat bu risma muncul dilayar tv. Sebenarnya sih emang sayanya aja yang udah 4 taun hidup tanpa tv :v Jujur aja,saya juga baru tau tentang bu risma ini sejak pertengahan tahun 2013 yang lalu. Telat banget untuk tau ternyata Indonesia punya pemimpin hebat seperti beliau.

Patah hati, begitulah saya menggambarkan wawancara tadi malam. Ga pernah rasanya hati saya tercabik-cabik dan menangis sedu-sedan mendengar cerita perjuangan pemimpin Indonesia, selain cerita Habibie. Tapi yang ini benar-benar membuat saya berpikir “Saya harus turun tangan” dan menambah satu lagi coretan target dan cita-cita saya dimasa depan. Beliau adalah seorang perempuan, berbeda dengan pemimpin lainnya yang kebanyakan laki-laki. Pernah denger pendapat orang yang bilang “Perempuan jangan dijadiin pemimpin karena keputusannya berdasar dari hati”. Well, rasanya mau itu perempuan atau laki-laki,menurut saya pengambilan keputusan tetap harus melibatkan hati nurani. Karena kejujuran dan benar tidaknya suatu hal itu hanya bisa digerakkan oleh hati. Awalnya, seperti yang dibilang dosen SPPK saya, saya juga sempat setuju kalo mimpin itu jangan pakai hati tapi pakai logika. Tapi mendengar cerita bu risma malam ini, hati nurani lebih berlaku jika yang dihadapi adalah masyarakat Indonesia.

Beliau menceritakan bahwa selama ini, dia merasa digerakkan oleh Allah. Mulai pukul 05.30 subuh, beliau sudah keluar rumah dan hanya minta ke ajudannya untuk mengarah ke utara, atau selatan. Tidak menentu dan tak punya tujuan. Istilah kerennya ‘blusukan’. Namun disetiap perjalanannya,ada saja hal-hal miris yang ditemuinya. Misalnya saat dia menemui seorang gadis muda dengan dandanan menor, beliau justru menghampiri dan mengajak gadis tersebut ngobrol. Mengetahui sulitnya kondisi gadis tersebut, bu risma langsung membantu dan menyelesaikannya saat itu juga. Hingga tuntas. Hujan agak gede dikit aja,ibunya langsung turun tangan nyari genangan air,dicari itu mentoknya dimana. Kalo macet, ibunya juga langsung turun ke jalan raya bantu ngatur lalu lintas. Pemimpin terjun langsung menangani masalah, di Indonesia itu udah kayak keberadaan dinosaurus. Langka. Punah. Hal lain lagi yang patut diacungi jempol untuk sang ibu, penolakannya terhadap proyek-proyek besar (yang pastinya menguntungkan banyak pihak kalangan atas) yang merugikan kebanyakan warganya, ia tolak dengan sangat tegas. Beliau seorang perempuan, namun sikap tegas dan keberaniannya, seperti tak ada tandingannya.

Mengundurkan diri. Berbondong-bondong warga surabaya, bahkan Indonesia melalui twitter menyampaikan opini mereka dengan hashtag #SaveRisma, menyuarakan dukungan dan permohonan mereka agar bu Risma tak mengundurkan diri dari jabatannya.

Screenshot_3Tanpa bu Risma, harapan Indonesia seperti runtuh. Indonesia pasti akan sangat kehilangan satu lagi sosok pemimpin panutan. Disaat sang ibu merasa sudah tak bisa lagi berjuang maka ia mengundurkan diri dari jabatan yang diidam-idamkan para pemimpin korup untuk mengeruk kepuasan pribadi, lihatlah gubernur dan walikota yang jelas-jelas terjerat kasus korupsi, tertangkap tangan makan uang rakyat, sudah dibui, tapi masih ga punya malu mempertahankan tahtanya, bersikeras tak mau turun. Jangan-jangan mereka itu alien. Cih, harusnya mereka dibasmi pakai bazooka nya power ranger.Atau dilempar ke pulau yang banyak titan nya,biar abis ditelen idup-idup.

Saya juga kurang tau penyebab pasti sang ibu memutuskan untuk mundur. Tapi ada beberapa hal yang mungkin kita bisa mengerti. Beliau seperti berjuang sendiri. Terlihat dari pendapat kolega politik dari partai yang menunggangi bu risma, seolah-olah bu risma tak bisa diajak kerjasama. Bahkan pemilihan wakil walikota dilakukan tanpa berdiskusi dengan sang walikota. Aneh kan ya. Apa sih isi otak orang-orang itu. Haruskah politik Indonesia seperti ini, saat pemimpin yang sangat dicintai warganya, justru dibenci dan ditekan habis-habisan oleh kolega politiknya. Semakin baik si pemimpin,semakin mengabdi,semakin dicintai rakyat, maka semakin murkalah para kalangan atas. Keputusan mereka yang hanya membuat mereka kaya sendiri tapi harus mengorbankan rakyat biasa tak didukung oleh sang walikota, mungkin itulah yang membuat mereka kesal setengah mampus. Selain tekanan yang tak ada habisnya, bu risma juga seorang ibu yang merupakan madrasah bagi anak-anaknya. Peran seorang ibu dan seorang ayah kan beda yak. Dibalik tekanan dan ancaman dari mafia-mafia jahat yang menjadi musuhnya, ada keluarga yang harus dilindunginya. Pasti berat sekali rasanya yah bu😦 Seketika saya teringat quote dari Anies Baswedan :

“Kita memiliki banyak masalah itu bukan karena semata orang jahat banyak, tapi karena orang baik lebih memilih untuk diam dan membiarkan kejahatan itu terjadi “

JLEB. Ini jleb banget sodara-sodara. Kadang kita yang banyak berkomentar soal kebobrokan bangsa ini, hanya bisa sekedar berkomentar. Kalimat ” Tiap orangkan punya perannya masing-masing,ya kita lakukan saja peran kita sebaik-baiknya. Urusan politik mah ya urusan orang yang emang berkecimpung dipolitik.” jadi terdengar seperti pembenaran atas ketidakmauan kita untuk berjuang dan turun tangan. Bukannya gak MAMPU ya, tapi ga MAU. Kalau kita memang merasa ini salah dan ingin lebih banyak pemimpin bersih seperti bu risma, kita butuh lebih banyak orang baik untuk masuk kedunia politik. Ga bisa kalo kita ngarep antek-antek DPR dan DPRD untuk berubah. Alien-alien itu sudah terlalu banyak jumlahnya. Apalagi ngeliat fenomena caleg-caleg tahun ini yang mulai banyak dimasuki artis-artis ga mutu dan pedangdut-pedangdut seksi. Duh,tepok jidat. Ini kenapa justru orang begini yang masuk T_T

Keputusan yang sulit memang untuk masuk kedunia politik, melihat betapa jahat dan kotornya kehidupan didalam sana. Tapi ya mau gak mau,suka gak suka, kalo kita mau anak kita nanti masih bisa hidup layak, ya generasi kita angkatan 90an ini lah yang harus bergerak. Misal, coba ikutan organisasi kayak IFL (Indonesian Future Leaders) atau Parlemen Muda untuk belajar tentang politik Indonesia. Atau banyak hadir diseminar-seminar kepemimpinan. Atau turuntangan buat dukung capres yang bisa nyiptain perubahan,kayak Anies Baswedan #bukanpromosi😛 Terus kalo abis sholat atau lagi hujan, doain juga supaya bangsa ini dikasih pemimpin berhati nurani🙂

Udah gitu aja. Maap kalo ada iklan terselubung atau ada kata-kata yang salah T_T ini cuma pendapat pribadi aja kok🙂 Huff,udah lama ga nulis panjang begini. Semangat semuaaaa >.<

Author: adorablemind

The happiest girl ever :))

One thought on “BU RISMA

  1. respect sama orang ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s