Hej !

B O C A H

Leave a comment


Jadi ceritanya gini, saya baru aja abis buka tumblr terus mbaca tulisan yang direblog sama masgun tentang persiapan nikah gitu. Terus kesentil juga pas baca kata ‘bocah’ ditulisan itu. Baca disini. Nah,kebetulan obrolan ama temen-temen tiap hari sekarang pasti ga jauh-jauh dari nikah. Apalagi sejak akhir tahun lalu,undangan nikah mulai bertebaran dan beberapa teman sudah dilamar. Wow! Cepat sekali! Kemudian saya langsung ngambil kaca dan ngaca. Tergambar didepan saya, raut wajah yang ceria,bebas dan masih suka berkata seenaknya, ketawa sesukanya, jalan-jalan random sendirian, suka nonton kartun dan baca wimpy kids. How childish she is! Kemudian terpikir ‘Jangan-jangan sebenarnya saya bukan lahiran tahun 92,tapi tahun 2000? Apa saya kecepetan lulus sekolah ya?’.

Sama seperti mbak yang nulis tulisan itu, saya juga iri sama teman-teman yang sepertinya sudah siap untuk menikah. Sungguh pandainya mereka mempersiapkan diri dan menjadi dewasa. Iri melihat bagaimana mereka mulai terlihat sangat anggun dan begitu keibuan, penuh kelembutan dan istri-able banget. Lah saya? Nulis aja kadang masih pake tulisan alay,kalo ketawa nulisnya ‘wkwkwkwk’, nontonnya adventure time atau amazing gumball, masih hobi main coco girl, hobi ngomentari apa saja, mood bisa tiba-tiba berubah dan bisa tiba-tiba pundung ga jelas. Bocah kan yak.

Pernah suatu saat mencoba berubah ‘memperbaiki diri’ sedikit-sedikit. Dimulai dengan membatasi berbicara, bicara benar-benar hanya seperlunya saja, jika ingin bertanya atau ditanya. Dan jadilah saya wanita pendiam. Somehow, saya ngeliat temen-temen cewek yang pendiam itu terlihat anggun, so I gave it a try. Hasilnya? Beberapa ada yang minta maaf ke saya dan ada yang nanya ‘Shel,kamu kesambet apa sih?’. The feedback wasn’t as I expected. Pada minta maaf ngirain saya marah terus ngediemin, dikatain kesambet karena It wasn’t me! Bayangin aja biasanya orang main PES aja dikomentarin ,eh ini tiba-tiba cuma ngomong ‘Ya’,’Tidak’,’Oke’. Ga heran banyak teman yang manggil saya ‘bocah’.

And now I’m wondering, bisa ga ya saya berubah menjadi istri-able seperti temen-temen yang lain tanpa terlihat aneh dan tidak biasa. Kapan ya saya bisa meninggalkan ‘ke-bocah-an’ saya? Ah, waktu. Cepat sekali rasanya.

Author: adorablemind

The happiest girl ever :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s