Hej !

Mengejar Matahari atau Kereta Api #1

3 Comments


” Habis lulus mau ngapain? Mau kerja atau lanjutin S2? Atau mau nikah? “

Aku suka dengan malam. Sunyi, hanya ada aku dan pikiranku. Seperti malam ini, duduk dibelakang motor, diboncengi teman keliling kota. Dibawah terpaan angin, kurasakan angin malam yang dingin menerpa tanganku yang terbuka. Sambil menatap neon box toko-toko yang sudah tertutup, damai sekali rasanya.

Aku suka dengan malam. Seperti magis, otakku dikunjungi pikiran-pikiran kritis dibalut kata-kata puitis. Efek kebanyakan baca postingan tumblr yang melankolis kali ya. Malam ini, pikiran sehabis lulus mau ngapain membuat elegi baru dalam hati yang udah gundah dengan problema dunia lainnya. Ah,dunia, ga ada habisnya. Pagi ini melihat postingan seorang kaka kelas yang sedang studi diluar negeri. Foto jalan-jalan, asik banget. Bangunan, cuaca, makanan, budaya, semuanya berbeda. Hal baru yang aku juga ingin cicipi. Dan seorang kaka kelas perempuan yang komen di album foto itu,wah ternyata sedang studi di luar juga. Lalu teringat kaka kelas yang sudah berkeluarga juga dua-duanya sedang studi diluar negeri. Keren sekali! Dan malam ini ditutup pula dengan cerita tentang adiknya dosen favorit yang juga studi di luar negeri. Benar-benar keren!

Ga cuma aku, siapa sih yang ga pengen jalan-jalan keliling dunia? Aku benci rutinitas. Mungkin ini juga yang bikin ‘bisa dapat beasiswa dan lanjut kuliah diluar negeri’ jadi cita-cita setinggi langit yang udah ditempel didinding sejak SMA sampai sekarang. Udah terjun langsung ikut volunteer komunitas beasiswa, bahkan admin grupnya which means udah sering denger dan tau info-info beasiswa dan kuliah diluar negeri. Udah buat CV yang menarik, ngumpulin contoh motivation letter dan datang ke acara expo pendidikan internasional. Udah dapat ribuan semangat, ” Ayo shel, daftar EM”, “Kamu nyusul jugalah,kan kamu juga keren”, “Eh, EM udah buka tuh,daftar yok” . Lalu apa?

Aku berhenti. Mimpiku terbentur realita. Bukan terbentur, aku yang sengaja membenturkannya. Mungkin ga semua orang bisa paham, karena jalan ini sama sekali ga keren, dan sebenarnya aku bisa saja mencegah benturan ini dan melanjutkan apa yang sudah diusahakan. But, I quit. Kenapa? Karena kewajiban. Loh kok? Jangan bertanya, aku pun sedang berusaha meyakinkan bahwa ini memang satu-satunya jalan dan ini benar. Lalu, setelah ini, mau kemana? 

Biarkan aku bertemu lagi dengan malam, sambil menatap lampu-lampu jalanan dan berpikir “apakah ini pilihan yang tepat?”

PS : Maaf kalo maksudnya susah dimengerti dan ga nyambung sama judul,tapi dilanjutan berikutnya insyaAllah baru kelihatan koneksinya wkwkwkwk :v

Advertisements

Author: adorablemind

The happiest girl ever :))

3 thoughts on “Mengejar Matahari atau Kereta Api #1

  1. parahh, quote pertamanya hampir mirip sama draft buat lanjutan blog buat Agustus 2012 😮

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s