Hej !

Challenge Day26: Sampah

Leave a comment


sam·pah n1 barang atau benda yg dibuang krn tidak terpakai lagi dsb; kotoran spt daun, kertas: janganmembuang — sembarangan; ki hina: hidup sbg gelandangan dianggap — masyarakat;
me·nyam·pah v1 menjadi sampah: barang-barang itu dibiarkan – di halaman; 2 mengotori:kerjamu setiap hari hanya – halamandan engkau tidak mau membersihkannya;
per·sam·pah·an n perihal sampah;
mem·per·sam·pah·kan vki memperlakukan sbg sampah;
pe·nyam·pah n orang yg menyebabkan adanya sampah; orang yg mengotori jalan (rumah dsb) dng sampah: hendaknya kita jangan menjadi – jalan;
pe·nyam·pah·an n proses, cara, perbuatan menyampah

Nah,itu adalah pengertian kata ‘Sampah’ berdasarkan KBBI ( Kamus Besar Bahasa Indonesia). Akhir-akhir ini,jadi semakin sering denger dan baca penyalahgunaan kata “Sampah” ini untuk sesuatu yang lain. Misal : ” Aaaaah,sampah banget lu!” atau ” Pelis dong,twit lo nyampah banget” . Biasanya sih tujuannya buat bercandaan doang atau juga menyindir. Tapi kok rasanya annoying banget ya,kalo orang manggil orang lain pakai kata “sampah”, apalagi kalo ngomongnya semangat banget -.- Sampah itukan maknanya mengotori,denotasi dan konotasinya negatif, ya sebaiknya jangan digunakan untuk menunjuk suatu pihaklah. Mungkin itu cuma lelucon,tapi kok bagi saya ga lucu ya -.- Ga semua orang loh merasa oke dengan istilah negatif yang kita pakai sebagai lelucon. Kalo mau ngejoke, ya buatlah yang pinteran dikit.

Nah,yang paling menjadi sorotan  itu penggunaan kata ‘sampah’ di sosial media seperti facebook atau twitter. Sering banget liat twit sejenis ” Twit si anu nyampah banget” . Nah,biasanya kalimat seperti itu ditujukan untuk orang yang membanjiri timeline kita dengan twit,atau homepage kita dengan status/sesuatu yang lain bertubi-tubi. Nah,masalahnya,penggunaan kata ‘sampah’nya itu loh, suka ga sesuai dan semena-mena.hehe😀 Kadang saya liat,twit atau berita yang dimaksud ‘nyampah’ itu justru sesuatu yang mengandung informasi berguna. Banyak kok akun-akun yang perharinya ngetwit banyak banget,tapi twitnya useful banget,worthy. Tapi kadang saya liat ada yang nyebut itu ‘nyampah’. Well, maksudnya ‘membanjiri’ kali ya,bukan ‘menyampah’ ,tapi ya jangan pakai kata ‘sampah’ kalo emang itu maksudnya. Karena pada dasarnya kata ‘sampah’ itu maknanya jelek. Dan lagi,kalau ga mau timelinenya dibanjiri dengan informasi dari orang lain,ya ga usah aja follow siapa-siapa. Toh keputusan follow/unfollow itu ada ditangan kita.

So,teman-teman semua,untuk kasus seperti itu mungkin ‘nyampah’ bukanlah kata yang tepat. Apalagi jika informasi tersebut berisi informasi berguna dan sifatnya umum,misalnya pengumuman,info, opini bermanfaat atau motivasi. Lihat juga kediri kita,jangan-jangan justru kita yang suka ‘nyampah’ dengan status galau ga penting. Eh,bukan ‘nyampah’ ding, ‘membanjiri’ mungkin lebih bagus🙂
Nah,daripada bikin status “Pelis deh,lo ga usah nyampah” atau ngomong “Hahaha,sampah banget lu!” ,mending kita perbanyak mengingatkan ” Buanglah sampah pada tempatnya” atau membanjiri timeline dengan informasi ” Tips pemanfaatan sampah” . That sounds right,and better🙂

Well,maaf kalo terdengar offensive. Tapi ini hanya opini,dan sedikit himbauan, no offense,really. Kasih senyum lebar-lebar dulu ah🙂

Author: adorablemind

The happiest girl ever :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s