Hej !

Critics

2 Comments


Kata seorang teman ” Itu poster MOTION yang dimading siapa yang buat sih? Jelek banget,warna-warni gitu.Kebanting banget sama poster disebelahnya. Mending orang lain deh yang buat”.

Komentar 5 tahun yang lalu itu masih teringat segar sampai sekarang. Waktu itu kalo ga salah saya masih kelas 2 SMA.Masih labil dengan kritikan ini dan itu. Saat itu saya dipercayakan untuk jadi bagian publikasi acara perdana yang diadain rohis SMA.MOTION (Moslem Creation). Itu nama eventnya saya yang bikin loh #terusbangga .Pas SMA,tau-tau dimintai tolong untuk buat poster acara ini. Tanpa berbekal ilmu tentang warna,opacity,blending,font dan lainnya,saya buat posternya seindahnya saya aja. Ya,kalo menurut saya bagus,yaudah bagus. Senang hati saya bawa poster warna-warni yang udah dicetak A4 kesekolah,saya tempel dimading. This is my first poster,I hope everyone would like it. But no. Ga banyak yang tau poster itu saya yang buat dan tercetuslah komentar pedih dari temen saya waktu itu,tepat diucapkan kesaya. Well,dia ga tau saya yang buat posternya dan saya juga tetep ga kasih tau,khawatir dia malah jadi ga enak. Tapi asli itu berasa kayak ditampar,ditinju ke ulu hati,dihempasin ketanah. Berasa hancur bener. Sempat ngambek dan bertekad,ga akan lagi nyentuh yang namanya desain ini desain itu.Hell NO!

But look at me now. Saya juga heran,kenapa saya malah makin terjun kebidang ini sih. Maybe,because I just like it so much. Nothing can stop what I’m willing to do.Bener-bener pure dari hati dan kemauan,seperti ada suatu panggilan untuk terus suka dengan hal ini. Mungkin ada masanya dulu pikiran saya otomatis merubah kata ‘Impossible’ jadi ‘ I’m possible’. Terus sekarang udah jago dong? Ahahahaha.Liat deh apa yang saya buat. Aneh? Iya. Jelek? Lumayan. Apalagi pas liat ekspresi wajah temen-temen yang mintain tolong. Ga bilang jelek sih,but you can tell from their expression. Berasa kayak bilang ” Loh,kok jadinya gini sih?” . Sejak poster saya yang pertama itu, ga satupun karya saya yang ga dapet kritikan sana-sini. Pasti selalu banyak cacatnya. Sampai sempat berpikir,mungkin ini bukan bidang saya,terus pesimis. But hey, pas ada lagi,ada lagi yang minta tolong, saya ga pernah nolak walaupun tau,haduh,pasti ini banyak cacatnya lagi deh.

Rasanya pengen nolak,tapi ingin hati untuk mencoba. Gak apa shel,sekalian belajar lagi dari kesalahan kemaren. Just because I really like it. Justru tamparan,pukulan dan hempasan itu yang buat saya bisa sampai sekarang. Sekarang kalau ada kritik,ya seneng banget,jadi makin cepat buat bisa jadi master.hehe😀 Tapi ya, mungkin karena cuma suka aja,ga ada tuntutan apapun,jadinya belajarnya ya sesukanya aja. But,still,thank you very very very very much for all critics and all suggestions. Benar-benar senang ada yang peduli dan memperbaiki

“Kritikan itu buat belajar,orang yang sekarang jago dibidangnya dulunya juga mungkin dapat kritikan2 juga.Seenggaknya berani nyoba,emang yang tau ini bidang kita atau bukan bidang kita siapa? Bidang kita atau nggak,tergantung seberapa kita ngasahnya kan.” — Annisa Zardi ,makasih banyak ajet :’)

Author: adorablemind

The happiest girl ever :))

2 thoughts on “Critics

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s