Hej !

Dont Afraid To Try

2 Comments


“Tidak ada kata gagal, Anda hanya terlalu cepat untuk berhasil. Segala sesuatu ada ‘waktunya'” – Bong Chandra

Banyak sekali quote/kata bijak mengenai kegagalan yang sudah kita dengar.Kegagalan yang akan saya bicarakan disini lebih cenderung pada kegagalan menjalin komunikasi dengan orang lain (bisa dibilang juga gagal beradaptasi),walaupun sepertinya gak ada adaptasi yang gagal karena adaptasi itukan proses,bukan hasil.Jadi begini ceritanya,sebagai mahasiswa baru,saya ingin sekali bisa cepat berbaur dengan masyarakat kampus,salah satunya dengan mengikuti kegiatan yang ada dikampus.Begitu ada rekruitasi kepanitiaan,saya langsung mendaftar.Saya bertekad untuk jadi mahasiswa kura-kura (kuliah-rapat kuliah-rapat) dan gak mau jadi kupu-kupu(kuliah pulang-kuliah pulang). Ketika wawancara,saya berhasil meyakinkan kakak yang mewawancara bahwa saya mau berkomitmen penuh untuk acara.Lalu mulailah jatuh bangun kepanitiaan saya rasakan.

Awalnya senang-senang aja karena belum banyak pekerjaan,tapi lama kelamaan,tugas mengalir membabi buta (agak lebay ini),tapi benar-benar bikin stres.Saya benar-benar struggling karena ini.Saya jadi sering sulit tidur,makan gak nafsu bahkan rasanya pengen ngelempar handphone ke tong sampah dan menonaktifkan akun facebook.Apa saja asal saya bisa jauh dari kepanitiaan ini.Berkali-kali saya berfikir untuk resign,bahkan orangtua saya menyarankan untuk segera mundur,tapi saya diskusikan kembali dengan sahabat-sahabat saya.Alhamdulillah,Allah memberikan saya teman-teman yang kritis dan memotivasi.Berhubung acara ini diadakan oleh departemen terkemuka dikampus,mereka menyarankan dan meyakinkan saya untuk bisa bertahan hingga akhir.Seorang dosen IBT favorit saya pernah bercerita mengenai strategi kapal terbakar,intinya “Ada saatnya kita tidak boleh mundur dan terus maju”.Jadi saya tetap berada disini hingga hari H tiba.Teman saya yang lain juga banyak yang bercerita  betapa mereka merasa tidak bisa bertahan dalam kegiatan yang mereka jalankan.

Lalu apa yang membuat saya merasa tidak nyaman dengan pekerjaan saya.

1)Prinsip

Pada dasarnya semua ini adalah masalah komunikasi dan prinsip (mungkin).Berkumpul dengan orang-orang yang tidak sepaham dengan kita pasti bikin capek pikiran.Misalnya,kalau ada rapat,kita udah datang ontime,eh yang lain malah lelet tetetet,bikin geram aja.Seharusnya waktunya bisa dipake buat nonton film (hehe:D ),eeee malah dipake buat langang gak jelas nungguin orang yang ngaretnya ampun deh.Jadi buat teman-teman lain yang suka ontime,ya sudah,sabar saja.Tidak perlu ikut-ikutan ngaret,pertahankan kebiasaan baik ini.Kalau kejadian seperti ini sering terjadi,bisa disiasati dengan ngerjain peer sambil nunggu yang lain datang🙂

2)Komunikasi

Yang kedua karena komunikasi yang tidak jelas.Tugas ini buat siapa,eh yang ngerjain siapa,yang berkewajiban juga ntah negrjain apa.

3)Takut Salah

Sering kali kita ingin terlihat perfect tanpa kesalahan,bisa karena takut dengan judgment atau ingin dapat achievment.Dalam kasus saya,berhubung saya adalah anggota termuda sedangkan yang lain adalah kakak-kakak angkatan saya,saya jadi takut bertanya atau memberi saran.Sebenarnya ada beberapa (read:banyak) konteks acara yang agak kurang masuk diakal bagi saya,tapi karena saya takut dianggap menggurui dan terlebih lagi saya hanya panitia ‘baru’,jadilah saya kuburkan saran-saran itu dalam-dalam.Tapi ini salah,sebaiknya kalau ada saran ya dibicarakan,toh inikan forum terbuka.Tidak perlu takut dengan apa yang dipikirkan orang lain.

4)Kurang Pengalaman

Kurangnya pengalaman berorganisasi bisa menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kita lack of feel menjalankan tugas.Apalagi buat yang hobi online,nonton film atau tidur,rapat adalah hal yang sangat mengganggu.Untuk mengatasi ini ya,carilah sesuatu yang bisa membuat kita senang berada bersama orang-orang didalam organisasi yang kita jalani.Kebiasaan banyak nonton dan online memang sebaiknya dikurangi agar tidak ansos (read:anti-sosial).

Jadi kesimpulannya,jika anda merasa tidak nyaman berada dalam suatu lingkungan,cobalah membangun hubungan lebih dalam lagi dengan orang-orang di lingkungan anda.Hilangkan paradigma ‘Ini bukan tempat saya’.Ada saatnya anda harus terus maju dan tidak boleh mundur.Tidak ada hasil yang sia-sia dari sebuah usaha yang sungguh-sungguh,toh waktu akan terus berlalu dan pada akhirnya,semua kesibukan akan selesai tanpa kita sadari.Jangan kapok untuk mencoba lagi,karena pada dasarnya kewajiban tiap orang adalah untuk mencoba.Soal hasil,Allah yang menentukan.Ingat,proses dalam mencobalah yang menjadi hasil utama bagi kita,hasil akhir itu hanya bonus saja.Jadi,jangan takut untuk mencoba.

PARADOX nasehat.

Untuk yang takut salah:

Kita diharuskan untuk berhasil,
maka kesalahan adalah hak,
yaitu pilihan kemungkinan yang logis
yang kita temui dalam perjalanan
mencapai keberhasilan.

Untuk yang takut mencoba:

Tugas kita bukan untuk berhasil,
tapi untuk mencoba.
Karena di dalam mencoba itulah
kita belajar dan menemukan
kesempatan untuk berhasil.

Untuk semua:

Orang yang berhasil adalah orang baik.

~Mario Teguh

Author: adorablemind

The happiest girl ever :))

2 thoughts on “Dont Afraid To Try

  1. motivated banget deh ni blog…. jempol gan… hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s